APH Melalui Unit Bisnisnya 'Novotel Bali Airport' Tingkatkan Kualitas Keselamatan Pelanggan dengan Menjadi Bagian di Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Bali Airport

Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali menggelar latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja PT. Angkasa Pura I (Persero) ke-101, pada hari Kamis, 13 Desember 2018 lalu, bertempat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali.

Latihan terpadu tersebut dilakukan secara berkala, melibatkan 1.328 personel terdiri dari Angkasa Pura 1, Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Nusra, Perum LPPNPI, TNI AU I Gusti Ngurah Rai, Kepolisian Daerah Bali, Basarnas, Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), lmigrasi, Bea Cukai, airline, ground handling serta beberapa rumah sakit di sekitar bandara.

Bukan hanya landasan pesawat, infrastuktur disekitar bandara juga menopang kualitas keselamatan dan keamanan penerbangan. Salah satu lokasi simulasi penanggulangan kebakaran gedung (fire building) adalah unit bisnis PT Angkasa Pura Hotel yaitu Novotel Bali Airport yang berlokasi di Terminal Domestik Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali.

Selain untuk melatih kesigapan personel dalam menanggulangi kecelakaan penerbangan (aircraft crash), pada kesempatan yang sama digelar pula simulasi penanggulangan kebakaran gedung (fire building), serta aviation security exercise yaitu simulasi penanganan ancaman keamanan penerbangan, dimana salah satu pesawat udara dikuasai oleh pihak lain (hijacking) sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali.

“Kegiatan ini diadakan Angkasa Pura I karena kita mengelola 13 bandara untuk mengecek kesiapan kita. Baik dari sisi personel maupun fasilitas ketika terjadi kondisi darurat. Kita tidak harus siap dalam kondisi normal, kondisi emergency pun kita harus siap,” ungkap Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, Kamis (13/12/2018) di sela kegiatan.

Faik Fahmi menambahkan, seluruh stakeholder yang terkait dalam hal pengelolaan bandara juga bisa dilihat dari sisi koordinasi dan commander dalam hal mengemplementasikan prosedur saat terjadi emergency.

“Ini adalah pengujian dan pembuktian bahwa kita siap dalam berbagai keadaan. Latihan dilakukan seperti benar-benar terjadi pada kejadian sebenarnya,” tuturnya.

Kegiatan PKD ke-101 di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai ini merupakan penutup dari rangkaian penyelenggaraan latihan PKD yang diselenggarakan di tahun 2018. Sepanjang tahun 2018 ini Angkasa Pura I telah menggelar tujuh kali latihan yaitu Bandara Juanda Surabaya, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara El Tari Kupang.

Informasi lebih lanjut https://bali-airport.com/id/berita/index/pelaksanaan-latihan-penanggulangan-keadaan-darurat-pkd-dirgantara-raharja-pt-angkasa-pura-i-persero-ke-101-1